by

Rekomendasi Obat Flu yang Tepat dan Aman untuk Ibu Hamil

Seorang ibu yang sedang hamil bisa terkena flu. Saat mengandung, mengalami flu memang mengkhawatirkan. Sebab, flu pada ibu hamil mungkin bisa lebih parah dibandingkan flu pada orang yang tidak mengandung. Meski demikian, flu yang dialami ibu hamil tentunya dapat diobati.

Nah, bagi kamu yang sedang hamil dan sekarang mengalami gejala flu atau mirip flu, maka sebaiknya kamu segera membuat janji dengan dokter kandungan yang menanganimu. Sebab, saat didiagnosis lebih awal, melakukan perawatan yang aman bisa membantu meredakan gejala sekaligus menyembuhkan penyakit flu. 

Lantas, bolehkan ibu hamil minum obat saat terserang flu? Sebenarnya ibu hamil boleh minum obat flu, namun jika gejala yang dialami tidak terlalu mengganggu, sebaiknya melakukan cara alami terlebih dahulu untuk mengobati flu seperti salah satunya dengan beristirahat yang cukup.

Umumnya, flu atau penyakit influenza di Indonesia menunjukkan gejala yang sangat ringan yaitu hanya pilek dan batuk saja, seringkali tidak disertai demam. Namun jika memang membutuhkan obat untuk mengatasinya, berikut rekomendasi obat yang aman dikonsumsi ibu hamil untuk membantu meringankan gejala flu :

Chlorphenamine

Rekomendasi obat flu untuk ibu hamil yang pertama adalah Chlorphenamine. Obat yang mampu meredakan gejala alergi ini hanya dapat ditebus dengan resep dokter saja. Chlorphenamine berpotensi menimbulkan kantuk.

Pseudoefedrin

Rekomendasi obat flu untuk ibu hamil selanjutnya adalah Pseudoefedrin. Sebaiknya penggunaan obat ini diberikan pada kehamilan trimester ketiga. Kecuali jika kondisinya cukup berat, maka Pseudofedrin bisa diberikan pada setiap usia kehamilan, namun tentunya dengan pengawasan dari dokter.

Vitamin C

Penambahan asupan vitamin C baik yang berasal dari suplemen atau buah – buahan juga dapat membantu daya tahan tubuh lebih kuat sekaligus melawan virus. Mengonsumsi vitamin C akan membuat gejala flu lebih membaik.

Dekstrometorfan

Dekstrometorfan bisa digunakan untuk mengobati batuk. Cara kerja obat ini adalah menekan refleks batuk. Dekstrometorfan adalah obat analgesic yang banyak digunakan sebagai obat batuk dan flu pada obat generik atau bermerek.

Guaifenesin

Cara kerja obat Guaifenesin adalah membantu mengencerkan dahak sekaligus meredakan gejala batuk.

Parasetamol

Parasetamol bisa digunakan untuk membantu menurunkan demam dan biasanya direkomendasikan sebagai obat penghilang rasa sakit pilihan pertama saat mengalami keluhan demam dan nyeri. Namun, pastikan ibu hamil tidak mengonsumsi parasetamol dengan dosis lebih dari yang direkomendasikan setiap hari.

Itulah rekomendasi obat flu yang tepat dan aman untuk ibu hamil secara medis. Namun jika ingin mengatasinya secara alami, bisa coba lima tips berikut ini :

  • Menggunakan pelega tenggorokan berbahan dasar gula atau madu yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk.
  • Memperbanyak istirahat di tempat tidur.
  • Memenuhi kebutuhan cairan seperti memperbanyak minum air putih, jus, atau air teh bebas kafein.
  • Meletakkan diffuser udara di kamar tidur dengan aromatherapy peppermint misalnya.
  • Jika tenggorokan sakit atau batuk, berkumurlah dengan air garam.

Sebenarnya ibu hamil sebisa mungkin perlu hindari mengonsumsi obat, terutama saat usia kehamilan masih tiga bulan pertama. Kondisi seperti flu atau sakit ringan seringkali tidak perlu obat – obatan untuk mengatasinya.

Namun, jika ibu hamil memang merasa perlu minum obat saat flu, parasetamol bisa menjadi pilihan karena aman dikonsumsi. Meski demikian, sebelum mengonsumsi obat apapun, tentunya ibu hamil perlu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau bidan.